Selasa, 21 Juli 2026

Baru 1,5 Bulan Menjabat, Kepala BGN Nanik S. Deyang Mendadak Mundur

Baru 1,5 Bulan Menjabat, Kepala BGN Nanik S. Deyang Mendadak Mundur

JAKARTA — Kabar mengejutkan memukul instansi Badan Gizi Nasional (BGN). Baru bertengger di puncaknya selama 1,5 bulan pasca-dilantik pada 8 Juni 2026, Nanik Sudaryati Deyang secara mengejutkan menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Kepala BGN. Keputusan dramatis ini diambil secara mendadak demi berobat penyakit jantung di luar negeri.

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya... Saya sampaikan ke Presiden dengan beribu maaf, sepertinya saya harus mundur demi kesehatan saya," ungkap Nanik secara terbuka melalui akun Facebook resminya, Rabu (22/7/2026).

Detik-Detik Pamitan dan Lampu Hijau Presiden Prabowo

Mundurnya sosok yang dikenal vokal ini dikonfirmasi langsung oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Menanggapi kabar duka terkait kondisi kesehatan sang jenderal lapangan program gizi tersebut, Presiden Prabowo Subianto dilaporkan langsung menyetujui pengunduran diri Nanik karena rasa prihatin.

Namun, Presiden Prabowo tampaknya tak ingin melepas begitu saja loyalisnya. Presiden bakal menunjuk Nanik menjadi Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BGN untuk terus memantau jalannya program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG).

Gebrakan Singkat 'Sang Sapu Bersih': 1,5 Bulan yang Mengguncang BGN

Meskipun masa jabatannya tergolong amat singkat, sepak terjang Nanik Deyang memimpin BGN dinilai sangat agresif:

  1. Bongkar Dapur Bermasalah: Mengevaluasi hampir 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan menghentikan pembukaan dapur baru di area jenuh.
  2. Temukan Indikasi Penyimpangan: Menindak tegas 414 SPPG bermasalah, yang berhasil menyelamatkan dan mengembalikan ratusan miliar rupiah uang negara ke kas publik.
  3. Bentuk Tim Reformasi: Membentuk 11 Tim Reformasi internal serta memboyong puluhan tenaga profesional lintas kementerian demi membersihkan tata kelola BGN.

Bantahan Keras Soal Isu Politik

Di tengah hembusan rumor terkait dinamika internal lembaga, Nanik menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) murni intervensi gizi untuk generasi masa depan Indonesia, bukan komoditas politik menjelang 2029.

Kini, seluruh sorotan tertuju pada Istana Kepresidenan terkait siapa figur kuat yang bakal dipasang Presiden Prabowo untuk meneruskan estafet kepemimpinan BGN yang baru saja 'dibersihkan' oleh Nanik S. Deyang.



Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/baru-15-bulan-menjabat-kepala-bgn-nanik-s-deyang-mendadak-mundur

0 komentar:

Posting Komentar